Selamat Datang Di Blog MA Assalaam Maja

Sabtu, 27 Juli 2013

Peranan Madrasah dalam membina etika dan moral bangsa

Peranan Madrasah dalam Memperkukuh Etika dan Moral Bangsa
          Sebagai sub system pendidikan nasional, madrasah tidak hanya dituntut untuk dapat menyelenggarakan pendidikan dasar dan menengah yang berciri khas keagamaan, tetapi lebih jauh madrasah dituntut pula memainkan peran lebih sebagai basis dan benteng tangguh yang akan menjaga dan memperkukuh etika dan moral bangsa.
2.1     Media Sosialisasi Nilia-Nilai Ajaran Agama
          Sebagai lembaga pendidikan yang berciri khas keagaman, melalui sifat dan bentuk pendidikan yang dimilikinya, madrasah mempunyai peluang lebih besar untuk berfungsi sebagai media sosialisasi nilai-nilai ajaran agama kepada anak didik secara lebih efektif karena diberikan secara dini.Sifat keagamaan yang melekat pada kelembagaannya menjadikan madrasah mempunyai mandat yang kuat untuk melakukan peran tersebut. Masalahnya sekarang adalah sejauh mana kita dapat menciptakan madrasah yang mempunyai pendidikan agama yang berkualitas.
2.2     Pemeliharaan Tradisi Keagamaan
Salah satu peran penting yang diemban madrasah adalah memelihara tradisi-tradisi keagamaan. Pemeliharaan tradisi keagamaan ini dilakukan di samping secara formal melalui pengajaran ilmu-ilmu agama, juga dilakukan secara informal melalui pembiasaan untuk mengerjakan dan mengamalkan syariat agama sejak dini.
2.3    Membentuk Akhlak Dan Kepribadian 
               Tujuan pendidikan madrasah tidak semata-mata untuk memperkaya pikiran murid dengan pengetahuan-pengetahuan, tetapi untuk meninggikan moral, melatih dan mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan, mengajarkan sikap dan tingkah laku jujur dan bermoral, serta menyiapkan para murid untuk hidup sederhana dan bersih hati.
2.4       Benteng dan Moralitas Bangsa
Pesatnya kemajuan pembangunan nasional selama ini telah membawa pengaruh positif bagi kemajuan bangsa dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di Indonesia, terutama tingkat kesejahteraan yang bersifat materi. Pendapatan perkapita masyarakat Indonesia telah meningkat pesat dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Namun di sisi lain kemajuan ekonomi telah melahirkan masalah-masalah baru seperti kesenjangan social yang semakin tinggi antara yang kaya dan miskin, meningkatkan tindak kriminalitas seperti pembunuhan, perampokan sadis, meningkatnya kenakalan remaja, berkembangnya pergaulan bebas dan praktek prostitusi, merosotnya kepedulian social masyarakat. kondisi ini menyebabkan masyarakat mulai melirik kembali kepada lembaga pendidikan Islam seperti madrasah dan pondok pesantren untuk menyekolahkan putra-putri mereka.
2.5  Lembaga Pendidikan Alternatif
Konsentrasi pembangunan yang fokus di bidang material dewasa ini telah melahirkan kehidupan yang timpang.  Di satu sisi berkelebihan dalam hal materi, tetapi di sisi lain merasa kosong secara mental spiritual. Di sinilah madrasah menjadi pendidikan alternatif, yakni yang menyeimbangkan antara pengetahuan dan agama.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar